Wednesday, November 05, 2008

Katrina Jiwa

Lihatlah siapa yang tergeletak lelah
Sayap-sayap jiwa mengepak tanpa arah
Waktu mengutuknya
Takdir pun tertawa

Lebam
Hampa
Hilang tanpa makna

Dan setiap kata-kata jadi batubara
Membakar hingga tersisa jelaga
Dan orang-orang tetap tertawa

Lihatlah siapa yang mengaku kalah
Baju tercabik dan pedang terhunus patah


Jakarta, November 2008

No comments: