Sunday, March 04, 2007

Sajak untuk seorang Peri (2)

Tak pernah akan terpikir aku akan berjalan di pinggir jurang saat kau datang membawakan sekuntum cerita untuk aku genggam. Dan saat itu kau alirkan kecemasan akan musim yang selalu berganti meski kerapakmu makin rapuh menantikan kupu kupu
Tak pernah akan terpikir aku akan ingin menyeberang dengan sayapku yang masih basah saat kau pergi bersama angin . Dan saat itu kau alirkan keyakinanmu akan hujan yang akan selalu datang untukku saat kering meranggas di atas padangku
Dan tak pernah akan kulihat tarian seindah dirimu bersama sepasang ilalang. Menabuhkan gendang, mengunyah mawar, melagukan alam dan ibu. Dan setelah bara meredupkan irama malam, secangkir kenangan yang menyanyi bisu, kutinggalkan kau menghilang bersama kerakal tentangmu
Jakarta, Januari 2007

No comments: