Saturday, April 09, 2005

Kerakal tentangmu

Dan nama itu datang sayup dari musim entah apa
Dan entah apa maumu jadi kerakal di sekitarku
Matilah karena aku telah lapuk tentangmu
Lelaki ini telah menguraikan hati dan terjawab dengan lari

Memandang satu makna yang bukan diriku
Dua wajah lepas aura tawa
Maafkan aku tak pernah terluka

Jakarta, 9 April 2005

No comments: