Friday, October 01, 2004

Tentang Mereka

Dan dua kali dian menyala
Menyalakan batu-batu
Membakar untuk abu
Aku pergi
Aku lari
Sepi ninggal hampir mati

Dan ruang ini masih lekat jejakmu
Saat satu dekap tanpa lain arti
Dua bibir berpagut lalu sepi
Hanya getar udara memainkan
retak-retak telinga kita

Biarlah kuurai makna riap matamu
dalam kekal nyanyian padang musim panas
Hanya sekali ini dan entah kapan lagi
Meski luka nganga
Meski waktu katakan mati

Jakarta, 2003
Painful Maturity

No comments: